close
*** MASUKAN HTML WIDGET/IKLAN/GAMBAR/DSB DISINI***

Hujan Salju

Begini cerita busa sabun yang dikira hujan salju di Jalan Sudirman

Begini cerita busa sabun yang dikira hujan salju di Jalan Sudirman

Busa sabun yang menutupi Jalan Sudirman Jakarta pada Sabtu (6/5) sore sempat membuat heboh warga dan videonya beredar luas di internet. Ruas jalan sepanjang 200 meter di depan Ratu Plaza tertutup buih yang awalnya dikira salju. Apalagi kondisi saat itu sedang hujan dan beberapa wilayah di Indonesia sempat terjadi hujan es. Dari mana busa sabun itu berasal?

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah menjelaskan, kejadian melimpasnya cairan yang menimbulkan busa pada kawasan Ratu Plaza terjadi pada pukul 17.10 WIB, dan pada pukul 18.00 WIB seluruh busa cairan telah dibersihkan.

"Busa tersebut ditimbulkan oleh cairan sejenis sabun yang gunanya sebagai agent atau pelicin untuk membantu melunakkan tanah selama proses pengeboran terowongan. Ini adalah material sisa yang masih tersimpan di lokasi proyek MRT di Patung Pemuda, meskipun kegiatan pengeboran terowongan sudah selesai seluruhnya pada 23 Februari 2017," jelas Hikmatullah melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Minggu (7/5).

Dia mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika seorang karyawan kontraktor membuka tangki penyimpanan cairan pada jam 16.30 WIB dan mengambil cairan tersebut untuk membersihkan peralatan kontraktor yang ada di lokasi proyek di Patung Pemuda. Namun yang bersangkutan lupa menutup keran tangki tersebut yang mengakibatkan cairan mengalir ke atas permukaan tanah. Kemudian hujan turun sekitar jam 17.00 dan cairan tersebut terbawa air dan menimbulkan busa sepanjang 200 meter sampai sekitar Ratu Plaza.

"Cairan ini bukan cairan yang berbahaya untuk lingkungan dan keselamatan. Sudah dicek dan dipegang langsung dan tidak memberikan dampak negatif," imbuhnya.

Hikmatullah mengatakan, pihak kontraktor telah mengeluarkan tangki kosong yang berisi cairan tersebut dari lokasi proyek. Saat ini, lokasi berikut jalur jalan sekitar proyek sampai ke Ratu Plaza sudah dinyatakan aman dan bersih dari cairan sabun tersebut.

Terhadap kecerobohan kontraktor ini, pihak MRT sedang melakukan investigasi dalam 1x24 jam untuk memastikan secara lebih detail kejadian ini, berikut tindakan yang harus dilakukan untuk memastikan kejadian serupa ini tidak terulang lagi ke depannya.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang telah terjadi," tutup Hikmatullah.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait